Breaking News

Kebakaran Hutan di Bali Barat Berhasil Dikendalikan, Hampir 49 Hektare Kawasan Terdampak

Buleleng, Bali Berkabar – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda kawasan Hutan Lindung (HL) dan Hutan Produksi (HP) Kelompok Hutan Bali Barat RTK 19 di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, kini berhasil dikendalikan. Berdasarkan hasil pemantauan hingga Minggu (19/7/2026) pukul 10.00 Wita, tidak ditemukan lagi titik api maupun kepulan asap di lokasi kebakaran.

Karhutla tersebut pertama kali terpantau pada Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 16.00 Wita. Selama proses penanganan, tim gabungan menghadapi medan yang cukup berat karena lokasi kebakaran berada di kawasan perbukitan dengan akses yang terjal sehingga menyulitkan upaya pemadaman.

Berdasarkan analisis Citra Satelit Copernicus per 18 Juli 2026, luas area yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 48,6 hektare, terdiri atas sekitar 28,21 hektare Hutan Produksi dan 20,39 hektare Hutan Lindung.

Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan permukiman akibat peristiwa tersebut. Namun, kebakaran menyebabkan kerusakan pada kawasan hutan yang memiliki fungsi ekologis penting di wilayah Bali Barat.

Proses pemadaman dilakukan oleh Polisi Kehutanan (Polhut) KPH Bali Utara bersama tim gabungan. Personel BPBD Provinsi Bali turut diterjunkan untuk membantu penanganan di lapangan, sekaligus melakukan pemantauan udara menggunakan drone guna mendukung asesmen kondisi dan dokumentasi area terdampak.

Pusdalops PB BPBD Provinsi Bali menyampaikan bahwa kebakaran saat ini telah berhasil dikendalikan. Berdasarkan hasil pemantauan terakhir, tidak ditemukan lagi titik api maupun kepulan asap di lokasi kejadian.

"Saat ini sudah tidak ditemukan lagi titik api maupun asap. Meski demikian, tim gabungan tetap melakukan pemantauan berkala sebagai langkah antisipasi untuk memastikan tidak muncul kembali bara api sehingga kondisi tetap aman dan terkendali," demikian keterangan Pusdalops PB BPBD Provinsi Bali.

Sementara itu, penyebab kebakaran hingga kini masih dalam proses penyelidikan oleh instansi yang berwenang. (Smty)


© Copyright 2022 - Bali Berkabar