Foto: Badan Gizi Nasional (BGN) memperkenalkan lima pejabat tinggi yang baru dilantik dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (21/7/2026).
JAKARTA, Bali Berkabar – Putra daerah Bali asal Kabupaten Buleleng, Dr. Ketut Sumedana, S.H., M.H., kembali dipercaya mengemban amanah di tingkat nasional. Mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan tersebut resmi menjabat sebagai Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN) bersama empat pejabat tinggi lainnya yang diperkenalkan kepada publik di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Selasa (21/7/2026).
Penunjukan Ketut Sumedana merupakan bagian dari penguatan struktur organisasi BGN dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Agustina Arumsari, mengatakan sosok Ketut Sumedana bukanlah figur asing di lingkungan pemerintahan. Menurutnya, pengalaman panjang sebagai jaksa selama hampir tiga dekade menjadi modal penting dalam memperkuat fungsi pengawasan di BGN.
"Kalau beliau sepertinya tidak asing. Beliau lama menjadi Kapuspenkum Kejaksaan Agung. Dulu kalau ada konferensi pers di Kejaksaan Agung, beliau yang mengorganisir," ujar Agustina saat memperkenalkan jajaran pejabat baru BGN.
Agustina menjelaskan, pengalaman Ketut Sumedana di bidang penegakan hukum akan menjadi kekuatan dalam mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar berjalan sesuai aturan, tepat sasaran, dan akuntabel.
"Beliau punya pengalaman hampir 28 tahun di Kejaksaan. Nanti kalau misalnya ada beberapa kejadian, mungkin keracunan dan sebagainya, beliau yang akan melihat langsung. Beliau juga punya jaringan di seluruh Indonesia sebagai mantan pejabat Kejaksaan," katanya.
Menurut Agustina, Ketut Sumedana akan memimpin proses pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan MBG di seluruh Indonesia, termasuk memastikan seluruh tahapan program berjalan sesuai standar operasional.
"Beliau akan melakukan monitoring dan evaluasi seluruh program MBG, termasuk standar operasional, ketepatan sasaran, serta mengidentifikasi potensi penyimpangan agar pelaksanaannya tetap sesuai regulasi," jelasnya.
Ketut Sumedana dikenal memiliki rekam jejak panjang di Korps Adhyaksa. Sebelum dipercaya bergabung dengan BGN, ia menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan. Sebelumnya, ia juga pernah menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Bali serta Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung RI, jabatan yang membuat namanya dikenal luas sebagai juru bicara institusi kejaksaan.
Selain Ketut Sumedana, Badan Gizi Nasional juga memperkenalkan empat pejabat baru lainnya, yakni Lili Khamiliyah sebagai Sekretaris Utama, Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea sebagai Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola, Zainuri sebagai Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran, serta Mariman Darto sebagai Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama.
Dengan bergabungnya Ketut Sumedana di jajaran pimpinan BGN, pemerintah berharap sistem pemantauan dan pengawasan Program Makan Bergizi Gratis semakin kuat sehingga pelaksanaannya berlangsung transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat di seluruh Indonesia. (Smty)


Social Header